Inalum Bersama DPR dan BUMN Salurkan Bantuan Korban Terdampak Banjir

topmetro.news, Medan – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) bersama Komisi XII DPR RI dan beberapa BUMN menyalurkan bantuan bagi korban terdampak banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah Sumatera Utara.

“Kita bersama sejumlah anggota DPR dan beberapa BUMN, seperti Pertamina, Antam, PLN, BRI, dan BTN menyalurkan bantuan korban terdampak banjir bandang, dan tanah longsor,” ucap Kepala Divisi CSR Inalum Susyam Widodo di Medan, Sumatera Utara, Jumat.

Pihaknya menjelaskan, bantuan bahan pokok, obat-obatan serta vitamin ini nantinya didistribusikan kepada empat daerah tingkat kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Meliputi Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal merupakan daerah terdampak parah akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pekan ini.

“Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Kantor Penghubung Inalum di Medan, Sumatera Utara,” kata Susyam.

Kegiatan ini, lanjut dia, merupakan wujud nyata kepedulian Inalum, Komisi XII DPR RI, dan beberapa perusahaan BUMN lainnya yang turut berkontribusi membantu meringankan beban warga di empat daerah terdampak.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut, Kamis (27/11), mencatat, sebanyak 13 kabupaten/kota di wilayah Sumatera Utara mengalami bencana banjir, bajir bandang, dan tanah longsor, yakni Langkat, Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Mandailing Natal.

Kemudian, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Padangsidempuan, Pakpak Bharat, Nias Selatan, Humbang Hasundutan, Binjai, Medan, dan Deli Serdang.

Adapun total jumlah korban 123 jiwa terdiri atas 47 meninggal dunia, 9 dinyatakan hilang, 67 luka berat dan luka ringan dengan 4.035 warga masih mengungsi dari tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

“Kami memahami banyak keluarga yang sedang berjuang melewati masa sulit ini. Bantuan ini tidak bisa menghapus seluruh beban, tapi kami berharap bisa sedikit meringankan kebutuhan mendesak. Inalum selalu berusaha hadir, dan membantu sebisa kami,” tutur Susyam.

Inalum merupakan produsen terbesar aluminium di Indonesia secara khusus menyerahkan bantuan bahan pokok, obat-obatan, dan vitamin.

Sementara bantuan lima BUMN lainnya diserahkan melalui BPBD Provinsi Sumut untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat Sumut di daerah terdampak.

“Penyerahan bantuan ini diharapkan membantu percepatan pemulihan warga, dan memenuhi kebutuhan dasar di tengah situasi darurat akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor,” ujar Susyam.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan menyusul kejadian banjir, tanah longsor, dan gempa bumi di wilayah Sumut.

Status ini dituangkan dalam Surat Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/836/KPTS/2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari terhitung pada 27 November hingga 10 Desember 2025.

“Hal ini dilakukan karena melihat sebagian besar wilayah di Sumut mengalami banjir dan longsor,” ucap Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut Erwin Hotmansah Harahap.

sumber:antaranews

Related posts

Leave a Comment